Wisata Buatan

Torong Besi

Gua Maria Torong Besi merupakan obyek wisata andalan yang dimiliki Reo khususnya dan Manggarai pada umumnya. Sebut Reo identik dengan objek wisata yang satu ini oleh karena masyarakat Manggarai selalu menempatkan Gua Maria Torong Besi pada urutan teratas objek wisata

Gereja Jengkalang ( Jengkalang Church )

Gereja atau Kapela tua Jengkalang merupakan tempat bersejarah bagi Gereja Katolik Manggarai (GKM) karena di sinilah awal mula atau pintu masuk ajaran Katolik di wilayah Keuskupan Ruteng. Gereja ini terletak di Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Dilansir dari laman

Gereja Tua Pagal ( Old Pagal Church )

Gereja Tua Pagal merupakan salah satu gereja dengan aristektur inkulturatif awal, dengan bangunan mengambil bentuk dasara rumah tradisional Manggarai. Gereja ini terletak di Pagal, Kelurahan Pagal, Kecamatan Cibal.  lembah yang konon merupakan bekas danau ini terdapat sebuah gereja tua peninggalan

Nanga Woja

Nanga woja adalah sebuah kampung yang berlokasi di Desa Tal, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai. Nanga Woja terletak di ketinggian 16 mdpl. Sebagian besar penduduk Nanga Woja bekerja sebagai petani dan nelayan. Untuk berinteraksi sehari hari, penduduk Nanga Woja menggunakan

Tambak Dalo

Selain memiliki persawahan Lingko Lodok yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara, Cancar juga memiliki obyek wisata lain yang cocok untuk bersantai ria menghabiskan akhir pekan setelah sibuk dengan pekerjaan. Namanya Tambak Dalo yang berlokasi di Dalo, Desa Compang Dalo,

Kuburan Motang Rua ( Motang Rua Cemetery )

Motang Rua atau dalam Bahasa Manggarai berarti babi hutan liar, galak, nakal, dan suka menyerang merupakan julukan yang disematkan kepada pahlawan Manggarai bernama asli Guru Ame Numpung. Lahir di Beokina pada tahun 1860 dan wafat pada tanggal 25 Maret 1952,

Golo Curu

Julukan Ruteng sebagai kota seribu gereja tercermin dari jejak peninggalan ajaran agama katolik melalui bangunan biara dan beberapa banguan gereja, Gua Maria, dan tradisi kehidupan umat katolik warga kota Ruteng yang masih bertahan hingga saat ini melalui perayaan Paskah dan

Gereja St.Yosef ( St. Joseph’s Church)

Gereja St. Yosef Ruteng merupakan gereja katedral yang dibangun pada tahun 1929 pada saat Ruteng menjadi Stasi Induk dan Pusat Karya Misi untuk wilayah Manggarai yang ditetapkan para misionaris perintis yang berpusat di Ende. Pembangunan gereja yang berlangsung selama 10

Mbaru (Rumah) Wunut

Mbaru Wunut sendiri jika diterjemahkan berarti Rumah Ijuk. Tampak bangunan yang berdiri kokoh di jantung kota Ruteng ini biasa-biasa saja oleh karena tidak berpenghuni, namun sesungguhnya rumah ini merupakan simbol sejarah peradaban Manggarai. Konon, tempat ini menjadi istana Raja Alex